• Portal Akademik
  • IT Center
  • Library
  • Research
  • Webmail
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Pusat Studi Bencana
  • Profil
    • Tentang PSBA
    • Struktur Organisasi
    • Visi dan Misi
  • Kegiatan
    • Penelitian Tahun 2010
    • Penelitian Tahun 2011
    • Penelitian Tahun 2012
    • Penelitian Tahun 2013
    • Penelitian Tahun 2014
    • Penelitian Tahun 2015
    • Penelitian Tahun 2016
    • Penelitian Tahun 2017
    • Penelitian Tahun 2018
    • Penelitian Tahun 2019
    • Penelitian Tahun 2020
    • Penelitian Tahun 2021
    • Penelitian Tahun 2022
    • Penelitian Tahun 2023
  • E-Learning
    • Lecturer Session: Prof. Christopher Gomez
    • Podcast
    • DISKUSI PUBLIK & OPINI
  • Kerjasama
    • Kerjasama Dalam Negeri
    • Kerjasama Luar Negeri
  • Library
    • Hasil Pengabdian
    • Hasil Penelitian
  • Publikasi
    • Volcanology
    • Hydrometeorology
    • Seismology
    • Land & Water Conservation
    • Social science and Health
  • Home
  • Rilis

Diskusi PolGov DPP UGM dan PSBA UGM Soroti Dampak Pembangunan dan Pariwisata Terhadap Air Tanah di Yogyakarta

  • Rilis, Rilis Berita
  • 8 April 2025, 12.53
  • By : Admin PSBA

PSBA UGM berpartisipasi dalam forum diskusi ilmiah bertajuk “Hilangnya Air Kita? Pembangunan, Pencemaran, dan Penurunan Muka Air Tanah di Kota Yogyakarta”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Research Center for Politics and Government (PolGov), Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) FISIPOL UGM pada Sabtu (22/03) di Ruang Lab Big Data FISIPOL UGM. Acara ini juga bekerja sama dengan Arsitek Komunitas (Arkom) Indonesia dan Paguyuban Kalijawi.

Diskusi ini merupakan bagian dari tindak lanjut riset PolGov bertajuk “Akses Air Bersih di DIY: Merawat Air Tanah Perkotaan demi Akses Air yang Lebih Sehat di Yogyakarta”. Dalam forum ini, PSBA UGM hadir sebagai narasumber untuk memaparkan subtema tentang Perlindungan Mata Air (PERMATA). Materi tersebut disampaikan oleh Sri Utami, S.Si, peneliti muda dari PSBA UGM.

Turut hadir dalam diskusi, Dr. Doni Prakasa Eka dari Teknik Geologi UGM yang memaparkan kondisi air tanah di wilayah Cekungan Air Tanah (CAT) Yogyakarta–Sleman. Dalam paparannya, beliau menyoroti urgensi pengelolaan air tanah secara berkelanjutan di tengah masifnya pembangunan pariwisata dan infrastruktur di Yogyakarta.

Isu ketersediaan sumber daya air menjadi perhatian utama dalam diskusi ini. Pembangunan pariwisata yang pesat dinilai berkontribusi terhadap kerusakan daerah tangkapan air dan penurunan cadangan air tanah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Selain itu, kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) turut memengaruhi akses terhadap air bersih, terutama bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai. Beberapa mata air alami atau belik, yang selama ini menjadi sumber air utama masyarakat, mulai terganggu akibat pembangunan talud beton dan infrastruktur lainnya di tepi sungai.

Forum ini dihadiri oleh berbagai perwakilan LSM, komunitas, serta mahasiswa dari Departemen Politik dan Pemerintahan FISIPOL UGM. Adapun organisasi yang hadir antara lain: Walhi Yogyakarta, LBH Yogyakarta, Jaga Semesta, Wana Mandira, Paguyuban Kalijawi, Pamerti Code, LHKP Muhammadiyah, Ruang, Jampiklim, AJI Yogyakarta, Sheep Indonesia, FKWA, Iklimku, Melihat Kota, dan Kota Kita.

Melalui diskusi ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air di wilayah Yogyakarta. Kolaborasi antar akademisi, komunitas, dan masyarakat sipil menjadi kunci dalam menghadapi tantangan krisis air bersih di masa mendatang.

Penulis : Sri Utami

Editor : Ratih

Tags: SDG 11 : Kota dan Komunitas Berkelanjutan SDG 13 : Penanganan Perubahan Iklim SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Related Posts

PSBA UGM Bersama CLICCC FISIPOL UGM Bahas Tata Kelola Kehilangan dan Kerusakan Akibat Perubahan Iklim

RilisRilis Berita Tuesday, 8 September 2026

Konsorsium Contesting Loss for Indonesian Communities in Climate Crisis (CLICCC) mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di Yogyakarta dalam lokakarya “Kehilangan dan Kerusakan di Yogyakarta: Mempertemukan Perspektif dan Membangun Koalisi” yang diselenggarakan di Auditorium Fakultas Ilmu Sosial […].

PSBA UGM Kunjungi Morowali Utara Tinjau Keberlanjutan Program KKN-PPM UGM di Morowali Utara

RilisRilis Berita Thursday, 13 August 2026

PSBA UGM melakukan kunjungan lapangan ke Pulau Tokonanaka atau Pulau Tanaka, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, pada Jumat (7/8). Kunjungan tersebut dilakukan bersama mahasiswa KKN-PPM UGM dan tim dari Dinas Pendidikan Kabupaten Morowali Utara untuk […].

Perkuat Aksi Antisipatif di Tingkat Komunitas, PSBA UGM Berpartisipasi dalam Lokakarya Integrasi DESTANA dengan AMPD

RilisRilis Berita Thursday, 13 August 2026

PSBA UGM berpartisipasi dalam Lokakarya Integrasi Program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) dengan Aksi Merespon Peringatan Dini (AMPD) yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan dukungan World Food Programme (WFP) pada 4-5 Agustus 2026 […].

PSBA UGM Gelar FGD I Penyusunan Naskah Akademik Penguatan Kelembagaan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Bantul

Rilis Berita Wednesday, 22 July 2026

PSBA UGM menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) I sebagai bagian dari proses penyusunan Naskah Akademik Penguatan Kelembagaan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Bantul.

Recent Posts

  • PSBA UGM Bersama CLICCC FISIPOL UGM Bahas Tata Kelola Kehilangan dan Kerusakan Akibat Perubahan Iklim
  • PSBA UGM Dukung Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana Kabupaten Mukomuko
  • Peta Perkiraan Wilayah Terdampak Gempabumi Flores 2026
  • PSBA UGM Kunjungi Morowali Utara Tinjau Keberlanjutan Program KKN-PPM UGM di Morowali Utara
  • Perkuat Aksi Antisipatif di Tingkat Komunitas, PSBA UGM Berpartisipasi dalam Lokakarya Integrasi DESTANA dengan AMPD
Universitas Gadjah Mada

Pusat Studi Bencana UGM

jl Mahoni C 16 Bulaksumur, Yogyakarta, 55284
Phone/fax 0274-548812
email: psba@ugm.ac.id

© 2026 PSBA Universitas Gadjah Mada