Tanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang mendominasi Kabupaten Kulon Progo, khususnya Kecamatan Samigaluh. Kecamatan tersebut secara reguler mengalami tanah longsor pada saat musim penghujan, yang menyebabkan kerugian ekonomi yang tinggi baik kerusakan rumah, infrastruktur, dan aktivitas perekonomian masyakat terutama lahan persawahan. Mekanisme terjadinya tanah longsor dikontrol oleh faktor penyebab dan faktor pemicu. Faktor penyebab tanah longsor relatif statis, akan tetapi faktor pemicu sangat dinamis, sehingga faktor tersebut perlu dipantau secara periodik dan kontinyu. Pemantauan faktor pemicu tanah longsor yang berupa curah hujan dilakukan dengan pemasangan perangkat sistem peringatan dini. Intensitas, durasi dan hujan kumulatif yang menjadi ambang batas terjadinya tanah longsor perlu ditentukan. Dengan demikian, informasi ambang batas curah hujan yang menyebabkan tanah longsor dapat diestimasi dan terinformasikan ke masyarakat sedini mungkin melalui alert system. Alat tersebut telah dipasang di lima titik yaitu: (1). Dusun Keceme, Desa Gerbosari, (2). Dusun Pagutan, Desa Purwoharjo, (3). Dusun Ngaran II, Desa Banjarsari, (4). Dusun Mendolo, desa Pagerharjo, (5). Dusun Nglambur, Desa Sidoharjo.
Related Posts
PSBA UGM Bersama CLICCC FISIPOL UGM Bahas Tata Kelola Kehilangan dan Kerusakan Akibat Perubahan Iklim
RilisRilis Berita Tuesday, 8 September 2026
Konsorsium Contesting Loss for Indonesian Communities in Climate Crisis (CLICCC) mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di Yogyakarta dalam lokakarya “Kehilangan dan Kerusakan di Yogyakarta: Mempertemukan Perspektif dan Membangun Koalisi” yang diselenggarakan di Auditorium Fakultas Ilmu Sosial […].
PSBA UGM Dukung Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana Kabupaten Mukomuko
RilisRilis Berita Friday, 28 August 2026
PSBA UGM turut mendukung Pemerintah Kabupaten Mukomuko dalam proses penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) Kabupaten Mukomuko. Dokumen strategis ini diarahkan menjadi landasan bagi pemerintah daerah dalam memperkuat penyelenggaraan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan.
Peta Perkiraan Wilayah Terdampak Gempabumi Flores 2026
RilisRilis Berita Monday, 17 August 2026
Sebagai bagian dari dukungan informasi awal untuk respons pascabencana Gempabumi Flores 2026, PSBA menyediakan peta perkiraan wilayah terdampak yang disusun berdasarkan identifikasi keberadaan element at risk, khususnya bangunan, dengan memanfaatkan data Google Open Buildings.
PSBA UGM Kunjungi Morowali Utara Tinjau Keberlanjutan Program KKN-PPM UGM di Morowali Utara
RilisRilis Berita Thursday, 13 August 2026
PSBA UGM melakukan kunjungan lapangan ke Pulau Tokonanaka atau Pulau Tanaka, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, pada Jumat (7/8). Kunjungan tersebut dilakukan bersama mahasiswa KKN-PPM UGM dan tim dari Dinas Pendidikan Kabupaten Morowali Utara untuk […].