Sebagai bagian dari dukungan informasi awal untuk respons pascabencana Gempabumi Flores 2026, kami membagikan peta perkiraan wilayah terdampak yang disusun berdasarkan identifikasi keberadaan element at risk, khususnya bangunan, dengan memanfaatkan data Google Open Buildings.
Peta ini bukan merupakan hasil asesmen kerusakan bangunan dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan data resmi pemerintah. Informasi yang ditampilkan merupakan estimasi spasial awal mengenai lokasi konsentrasi bangunan yang berada di wilayah terdampak guncangan, sehingga dapat digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas dan lokasi awal respons.
⚠️ Penting untuk diperhatikan:
Keberadaan bangunan pada suatu lokasi tidak secara otomatis menunjukkan bahwa bangunan tersebut mengalami kerusakan. Tingkat kerusakan, jumlah korban, kebutuhan masyarakat, aksesibilitas, serta kondisi aktual di lapangan tetap harus diverifikasi melalui asesmen dan pendataan resmi yang dilakukan oleh pemerintah/BPBD/instansi berwenang.
Kami berharap peta ini dapat menjadi informasi pendukung bagi para relawan, organisasi kemanusiaan, dan jejaring respons untuk:
* mengidentifikasi wilayah yang perlu mendapatkan perhatian awal;
* membantu menentukan prioritas lokasi verifikasi lapangan;
* mendukung perencanaan mobilisasi dan distribusi bantuan; dan
* mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menemukan wilayah yang berpotensi terdampak.
📌 Prinsip utama:
Peta ini membantu menjawab “di mana kemungkinan terdapat konsentrasi bangunan terdampak”, bukan “berapa bangunan yang rusak”.
Data lapangan dan hasil asesmen pemerintah tetap menjadi rujukan utama dan sumber data yang valid untuk penentuan kebutuhan serta keputusan respons.
Semoga informasi awal ini dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempercepat respons yang lebih tepat sasaran, terkoordinasi, dan berbasis data.