• Portal Akademik
  • IT Center
  • Library
  • Research
  • Webmail
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Pusat Studi Bencana
  • Profil
    • Tentang PSBA
    • Struktur Organisasi
    • Visi dan Misi
  • Kegiatan
    • Penelitian Tahun 2010
    • Penelitian Tahun 2011
    • Penelitian Tahun 2012
    • Penelitian Tahun 2013
    • Penelitian Tahun 2014
    • Penelitian Tahun 2015
    • Penelitian Tahun 2016
    • Penelitian Tahun 2017
    • Penelitian Tahun 2018
    • Penelitian Tahun 2019
    • Penelitian Tahun 2020
    • Penelitian Tahun 2021
    • Penelitian Tahun 2022
    • Penelitian Tahun 2023
  • E-Learning
    • Lecturer Session: Prof. Christopher Gomez
    • Podcast
    • Opini
  • Kerjasama
    • Kerjasama Dalam Negeri
    • Kerjasama Luar Negeri
  • Library
    • Hasil Pengabdian
    • Hasil Penelitian
  • Publikasi
    • Volcanology
    • Hydrometeorology
    • Seismology
    • Land & Water Conservation
    • Social science and Health
  • Home
  • Rilis

PSBA UGM Dukung Kerjasama FTP UGM-YESSA dan Desa Sambak sebagai Praktik Baik Mitigasi Berbasis Solusi Lingkungan

  • Rilis, Rilis Berita
  • 25 July 2025, 10.31
  • By : Admin PSBA

PSBA UGM turut hadir dan memberikan dukungan dalam kegiatan perjalanan tahun keempat program Zero Waste-Based Agrotourism for a Bio-Circular Green Economy di Desa Sambak, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang pada Kamis (24/7). Program ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM), Pemerintah Kabupaten Magelang, dan Yanmar Environmental Sustainability Support Association (YESSA) dari Jepang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Magelang Grengseng Pamuji, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM Prof. Eni Harmayani, Dekan Fakultas Peternakan UGM Prof. Budi Guntoro, Kepala Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian FTP UGM Dr. Supriyadi, serta Kepala Desa Sambak Dahlan. PSBA UGM hadir sebagai bagian dari penguatan jejaring pengetahuan dalam pembangunan desa tangguh bencana berbasis lingkungan dan kearifan lokal.

Dr. Ngadisih, S.T.P., M.Sc. (Dosen FTP UGM) selaku koordinator lapangan program ini membuka acara dengan memberikan penjelasan perkembangan program di Desa Sambak, melalui menerapkan agroforestri kopi dan buah, serta memanfaatkan limbah tahu dan singkong menjadi biogas energi hijau, sekaligus mengembangkan produk berbasis limbah untuk wisata edukatif. Dalam sambutannya, Bupati Grengseng menekankan pentingnya dasar ilmiah dalam pembangunan daerah. Beliau juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengubah nomenklatur Bappeda menjadi Baperida, dengan penekanan pada aspek riset dan inovasi pembangunan.

Dekan FTP UGM, Prof. Eni Harmayani, menyebut bahwa kolaborasi empat tahun ini merupakan upaya bersama untuk mewujudkan desa sebagai laboratorium hidup pembangunan berkelanjutan. Sejalan dengan itu, Prof. Budi Guntoro dari Fakultas Peternakan UGM menyampaikan apresiasinya atas model kolaborasi di Desa Sambak. Menurutnya, ini adalah bentuk sinergi ideal antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat yang bisa menjadi rujukan nasional. Kepala Desa Sambak, Dahlan, juga menceritakan transformasi desanya dari kawasan dengan permasalahan limbah industri tahu menjadi desa yang memanfaatkan biogas untuk kebutuhan energi warganya.  

Prof. Lilik Sutiarso (Ketua Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM) menjelaskan bahwa keberhasilan Desa Sambak tidak terwujud secara individual, melainkan merupakan hasil dari sinergi kontribusi seluruh pemangku kepentingan. Beliau juga menambahkan bahwa memasuki tahun keempat, pengembangan Desa Sambak telah mendekati pemenuhan lima elemen utama climate-smart agrotourism, yaitu: sistem ekologi yang terjaga (Ecological Systems), pusat pembelajaran masyarakat (Center for Education), pengembangan pangan lokal (Local Food Development), elemen rekreasi dan edukasi (Entertainment and Recreation), serta infrastruktur pendukung (Infrastructure).

PSBA UGM memandang bahwa pendekatan seperti yang diterapkan di Desa Sambak, mengolah limbah menjadi energi, memanfaatkan potensi lokal untuk ketahanan ekonomi, serta membangun kesadaran lingkungan melalui wisata edukatif, merupakan contoh konkret praktik Ecosystem-based Disaster Risk Reduction (Eco-DRR).

“Selama ini, pendekatan mitigasi sering kali fokus pada respons pascakejadian dan pemetaan risiko. Meskipun hal itu penting, pengalaman Desa Sambak menunjukkan bahwa pembangunan yang terintegrasi dengan pendekatan lingkungan dan pengetahuan lokal bisa menjadi strategi mitigasi yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan,” ujar perwakilan PSBA UGM di sela kegiatan.

Melalui kehadirannya, PSBA UGM berharap dapat memperkaya pendekatan kebencanaan dengan perspektif lintas ilmu dan lokalitas. Kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi pengingat pentingnya solusi yang dibangun dari dalam komunitas itu sendiri, bukan semata dari luar sebagai intervensi. PSBA UGM terus mendorong pengembangan model mitigasi berbasis komunitas yang bersifat preventif, partisipatif, dan terintegrasi dengan proses pembangunan lokal. Desa Sambak menjadi bukti bahwa transformasi nyata dapat dimulai dari inisiatif sederhana yang dikelola secara konsisten, kolaboratif, dan kontekstual.

 

Penulis: Ratih Winastuti

Tags: SDGs 11 Kota/Permukiman Berkelanjutan SDGs 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab SDGs 13 Penanganan Perubahan Iklim SDGs 15 Ekosistem Daratan SDGs 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDGs 4 Pendidikan Berkualitas SDGs 6 Air Bersih dan Sanitasi SDGs 7 Energi Bersih dan Terjangkau

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Related Posts

Pendampingan PKL Mahasiswa FTP Universitas Udayana di PSBA UGM dengan Fokus Tema Konservasi Tanah dan Air di Desa Sambak

RilisRilis Berita Friday, 25 July 2025

Sebanyak empat mahasiswa dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Udayana, yaitu Ida Bagus Ary Purnayama Parbawa, Samuel Marcelo Hutri Lolowang, Anak Agung Caresasha Adinda Dea, dan Ni Made Julita Dea Ananda, resmi memulai kegiatan Praktek […].

PSBA UGM Gelar FGD I Penyusunan Naskah Akademik Penguatan Kelembagaan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Bantul

Rilis Berita Wednesday, 22 July 2026

PSBA UGM menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) I sebagai bagian dari proses penyusunan Naskah Akademik Penguatan Kelembagaan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Bantul.

Kolaborasi PSBA UGM dan BPBD Kabupaten Kediri Perbarui Kajian Risiko Bencana 2026–2030

Rilis Berita Thursday, 16 July 2026

PSBA UGM dan BPBD Kabupaten Kediri menggelar Rapat Laporan Pendahuluan Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Kediri Tahun 2026–2030 pada Rabu (16/7) di Gedung Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kediri.

PSBA UGM Dukung Penguatan Kesiapsiagaan Bencana melalui MPLS di SMA Masa Depan, Sleman

RilisRilis Berita Wednesday, 15 July 2026

PSBA UGM menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMA Masa Depan, Sleman. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (15/7) pukul 10.15–11.45 WIB ini mengangkat tema Mitigasi Bencana Banjir, Simulasi […].

Recent Posts

  • PSBA UGM Gelar FGD I Penyusunan Naskah Akademik Penguatan Kelembagaan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Bantul
  • Kolaborasi PSBA UGM dan BPBD Kabupaten Kediri Perbarui Kajian Risiko Bencana 2026–2030
  • PSBA UGM Dukung Penguatan Kesiapsiagaan Bencana melalui MPLS di SMA Masa Depan, Sleman
  • PSBA UGM Hadir dalam Forum Konsultasi Publik BPBD Sleman untuk Penguatan Standar Pelayanan Kebencanaan
  • Bermain hingga Identifikasi Bahaya, PSBA UGM Ajak Siswa SD Tumbuh 2 Membangun Budaya Siaga Bencana
Universitas Gadjah Mada

Pusat Studi Bencana UGM

jl Mahoni C 16 Bulaksumur, Yogyakarta, 55284
Phone/fax 0274-548812
email: psba@ugm.ac.id

© 2025 PSBA Universitas Gadjah Mada